Genteng Metal Terbaik

Fakta Seputar Genteng Metal Terbaik

Genteng Metal Terbaik sangat cocok dijadikan bahan alternatif pembuatan atap rumah. Hal ini dikarenakan kualitas genteng metal yang sudah terbukti. Genteng metal terbaik telah digunakan sejak dulu kala, dan melewati proses yang cukup panjang, berikut ini fakta sejarahnya.

Masa kuno

Genteng metal berdasarkan catatan sejarah ditemukan pertama kali pada tahun 1500 sebelum masehi, yang berarti sekitar sejak 3500 tahun yang lalu jika dihitung dari tahun 2018 ini. Pertama kali genteng metal ditemukan dan digunakan oleh bangsa Het atau bangsa Hittite, dan pemerintahan pusatnya berada di Anatolia. Anatolia berlokasi di Asia Kecil. Bangsa Het dipercaya telah mempelajari dan menguasai teknik melebur besi sejak lama dan merahasiakannya selama sekitar 400 tahun. Hingga pada tahun 1100 sebelum masehi, rahasia bocor ke tangan bangsa Yunani, Romawi, Mesir, Yahudi, hingga Asiria. Hingga pada masa antara 400 hingga 500 sebelum masehi bangsa bangsa di Eropa mulai mampu memanfaatkan baja.

Kekhalifahan Fatimiyah lah yang pertama kali mampu meleburkan baja dengan menggunakan campuran logam lain lainnya. Pertama kali kegiatan ini dilakukan di daerah Damaskus, dan sering disebut dengan baja Damaskus pada masa itu. Sayangnya cara cara ini menghilang selama ratusan tahun hingga bangsa Eropa mulai dapat menemukannya kembali melalui hasil penelitian. Penemuan pertama kembali tersebut terjadi pada tahun 1700 masehi.

Masa Modern

Penggunaan baja terus berlangsung hingga masa modern, dan penggunaan baja mulai meluas pada penggunaan senjata, alat alat perang, namun belum pada tahap penggunaan atap. Akibat perang yang berkepanjangan mulai perang dunia ke satu hingga perang dunia ke dua yang berakhir pada tahun 1945 membuat bangsa yang terlibat ke dalam perang tersebut mengalami kerusakan parah. Kerusakan tidak hanya terjadi di berbagai sektor ekonomi, sosial, dan politik, namun juga membuat orang orang kehilangan tempat tinggal. Dampak perang terbesar terjadi di Inggris, Jerman, Perancis, dan Jepang yang mengalami kerusakan sangat parah.

Daerah daerah Eropa lainnya juga mengalami kerusakan parah seperti Polandia, Austria, dan beberapa negara Eropa lainnya. Hal ini menyebabkan tuna wisma secara massal, dan membuat orang orang memikirkan solusi untuk membangun rumah dengan cepat dan biayanya murah. Dari situ muncul lah ide untuk menggunakan bahan genteng metal sebagai bahan atap. Memang terbukti solusi itu jitu, dan mampu menyelesaikan persoalan tunas wisma massal dengan lebih cepat.

Kualitas genteng metal semakin terbukti dengan mulai digunakannya material ini untuk tujuan tujuan komersial. Semakin marak dan berkembang, tren genteng metal tidak hanya mewabah ke Eropa namun juga di Amerika Serikat, dan puncaknya terjadi pada sekitar tahun 1990an. Dari Amerika Serikat kini penggunaan genteng metal telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Bukti lain dari kualitas genteng metal adalah bangunan bangunan tua bangsa Eropa yang menggunakan Genteng Metal Terbaik adalah bangunan itu masih berdiri kokoh hingga saat ini.